Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik (MAL), Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro melalui Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Administrasi Logistik (HMMAL) menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, Rabu (15/4). Kegiatan berlangsung di Ruang Dosen Departemen Bisnis dan Keuangan SV Pleburan, mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.
Sejak pagi, lokasi kegiatan mulai dipadati peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Panitia bersama tim medis PMI menyiapkan alur kegiatan secara sistematis, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga proses pengambilan darah.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial mahasiswa terhadap kebutuhan darah di masyarakat yang terus meningkat. “Kami ingin mendorong kesadaran bahwa donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor,” ujarnya.
Peserta yang hadir terlebih dahulu menjalani tahapan skrining kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta konsultasi singkat dengan tenaga medis. Hanya peserta yang dinyatakan memenuhi syarat yang dapat melanjutkan ke tahap donor darah.
Proses donor berlangsung tertib dengan pendampingan tenaga medis profesional dari Palang Merah Indonesia. Setelah mendonorkan darah, peserta diarahkan menuju area istirahat untuk pemulihan kondisi dan mendapatkan konsumsi ringan dari panitia.
Salah satu peserta mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kegiatannya terorganisir dengan baik, dan saya merasa senang bisa ikut membantu orang lain,” katanya.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya berkontribusi dalam pemenuhan stok darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa tentang pentingnya kepedulian sosial. Selain itu, donor darah juga diketahui memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu regenerasi sel darah dan deteksi dini kondisi tubuh.
Melalui kegiatan ini, HMMAL berharap dapat menjadikan donor darah sebagai agenda rutin yang melibatkan lebih banyak partisipasi dari sivitas akademika maupun masyarakat umum.